Minggu, 10 Juli 2011

TIPS SEHAT ALA RASULULLAH SAW

  

Tiga  Tips Sehat Ala Rasulullah SAW :

 Selalu mengkonsumsi obat-obatan herbal (alami dari tumbuhan tradisional)
Dalam aktifitas sehari-hari Rasulullah saw selalu mengkonsumsi habbatus sauda (nigella sativa), madu, minyak zaitun dan kurma ajwa. Rasulullah saw bersabda: "Gunakanlah habbatus sauda (jinten hitam) karena sesungguhnya di dalam habbatus sauda terdapat obat untuk segala penyakit kecuali mati." (HR. Bukhori dan Muslim)

Habbaatus Sauda  
 Berdasarkan penelitian medis, habbatus sauda mengandung beberapa manfaat, diantaranya:
 Anti-inflamasi, dapat menobati perih/radang
 anti-Arthritis, dapat mengobati rematik
 Analgesik (anti nyeri)
 Menyeimbangkan aktifitas hormon, mengatur haid yang tidak lancar dan meningkatkan aliran susu
Antiseptik (anti kuman/bakteri)
Anti virus
Dermatologi dapat mengobati segala gangguan kulit
Urinary tract, dapt mengobati segala gangguan kencing dan ginjal
Memperkuat sistem immun (sistem kekebalan tubuh)
Gastrointestinal tract, dapat mengobati mabuk, diare, kejang konstipasi (sulit buang air besar) dan empedu.
Menguatkan sistem sirkulasi yang dapat meningkatkan kinerja jantung
Nematocidal, dapat mengobati berbagai gangguan cacingan seperti gangguan cacing pita
Raspiratory tract, dapat mengobati saluran pernafasan seperti asma, dll.
Anti histamin, dapat mengobati berbagai macam  gangguan alergi
Anti tumor dan kanker
Dan lain-lain yang sampai sekarang masih terus dikaji oleh para ilmuwan dunia     
Minyak Zaitun 
Selain mengkonsumsi habbatus sauda, Rasulullah saw juga terbiasa selalu mengkonsumsi minyak zaitun. Karena begitu pentingnya manfaat minyak zaitun ini, Allah swt bahkan sampai mengabadikannya di dalam al-qur'an surat at-tin, bahkan di jaman Rasulullah saw minyak zaitun sering sekali dipakai untuk minyak rambut (untuk kesuburan rambut).
Kandungan kimia yang terdapat dalam minyak zaintun diantaranya adalah fenol, sterol, pigmen dan squelen yang memainkan peranan penting dalam kesehatan manusia.
KEGUNAAN DAN KELEBIHAN MINYAK ZAITUN
Menurunkan kolesterol
Mencegah penyakit kardiovaskuler (jantung) dan arteriosclerosis
Mencegah pembentukan batu empedu
Antioksidan dan anti kanker
Membantu keseimbangan metabolisme tubuh dan pertumbuhan tulang
Mengandung banyak vitamin E
Menstabilkan asam lemak
Bisa dipakai untuk terapi pijat (message terapy)
Madu  
Manfaat Madu:
Meningkatkan pertumbuhan bakteri yang menguntungkan tubuh, dan menghambat bakteri yang merugikan.
Memperbaiki dan melindungi sistem pencernaan.
Membantu penyerapan kalsium.
Sebagai antioksidan karena banyak mengandung vitamin C, asam organik, enzim, asam fenolik dan flafonoid yang bermanfaat sebagai antioksidan tinggi.
Sebagai sumber energi yang baik.
Mempercepat pernyembuhan luka, karena madu memiliki sifat higroskopis yang tinggi (mudah menyerap air).
Dapat mengobati berbagai gangguan pencernaan dan perut, seperti diare, sering muntah, maag, konstipasi (sulit buang air besar) dan lain-lain.
Dapat dipakai untuk mengobati gangguan mata.
Sebagai afrodisiak (obat kuat laki-laki) dan menambah stamina.
   
  2. Rasulullah saw selalu berbekam/hijamah  
Dari Anas bin Malik r.a Rasulullah saw bersabda: "Sesungguhnya pengobatan yang paling baik adalah hijamah/bekam." Dan dari Abu Ubaid r.a bahwa Rasulullah saw berbekam pada kepalanya (ummu mughits) dengan tanduk ketika  beliau saw disihir orang (disihir oleh Labib bin al-A'sham, orang yahudi). Dengan berbekam dapat mengeluarkan darah yang mengandung banyak toksid (racun) sehingga dapat mengobati berbagai gangguan penyakit pembuluah darah, dapat meringankan tulang sulbi (tulang rusuk) sehingga dapat menyembuhkan berbagai penyakit rematik dan pegal-pegal, dan juga dengan berbekam dapat menambah penglihatan jauh lebih baik sehingga dapat mengobati berbagai gangguan mata.
Bekam atau Hijamah dalam bahasa arab, Cupping dalam bahasa inggris, Gua-Sha dalam bahasa cina, Cantuk atau Kop dalam bahasa istilah orang indonesia adalah berasal dari bahasa arab yang artinya melepaskan darah kotor. Terapi ini merupakan suatu metode pembersihan darah dan angin, dengan mengeluarkan sisa toksid/racun di dalam tubuh melalui permukaan kulit dengan cara ditoreh, disedot ataupun louncet (ditusuk dengan jarum). Alat yang digunakan dalam melakukan bekam ini terbuat dari  tanduk kerbau atau sapi, gading gajah, bambu, gelas atau dengan alat vakum/penyedot yang bersih dan higienis.

Sejarah Bekam atau Hijamah 

Menurut sejarahnya, pengeluaran darah dilakukan pertama kali oleh orang-orang Mesir kuno dengan cara:
1. Pembedahan melalui arteri, yaitu pengeluaran darah bersih yang diproduksi jantung untuk dialirkan ke seluruh tubuh.
2. Pembedahan melalui pembuluh vena, yaitu pengeluaran darah dari seluruh tubuh yang akan mengalirkan kembali ke jantung.
3. Penyedotan darah dengan lintah, yaitu proses penyedotan darah pada organ tubuh yang sakit atau titik-titik tertentu yang terjadi pembekuan darah. Lintah ditempelkan pada kulit untuk kemudian menghisap darah yang dianggap mengganggu peredaran darah dari seluruh tubuh. Lintah kemudian akan berhenti menghisap darah apabila tubuh sudah tidak dapat menampung darah lagi dan lintah tersebut akan mati dengan sendirinya. Hypocrates (460-377 SM) , Celsus (53 SM - 7 M), Aulus Cornelius Galen (200 - 300 M) adalah orang yang mempopulerkan cara pelepasan darah di jamannya. Pembedahan selalu dilakukan pada lengan, badan, di atas occipital (bagian belakan kepala), auricular (telinga), bagian depan kepala atau bagian tubuh yang dirasakan sakit. Dalam melakukan pengobatan tersebut jumlah darah yang keluar cukup banyak sehingga tidak jarang pasien pingsan. Cara ini juga sering dilakukan oleh orang-orang Romawi, Greek, Byzantium, Itali dan para Rahib Kristiani yang memahami akan keberhasilan dan khasiatnya.
4. Pembedahan permukaan kulit, inilah salah satu cara detoksifikasi (pengeluaran racun yang ada di dalam darah) yang dipopulerkan oleh Baginda Rasulullah saw yang sangat terkenal dan tanpa efek samping. Endapan-endapan racun yang berasal dari makanan yang mengandung zat pewarna, penyedap, pengawet atau pemanis buatan serta pencemaran udara, pestisida (pemupukan atau penyemprotan dengan bahan kimia) yang digunakan untuk menyemprot hama pada tanaman atau sayuran, telah banyak menimbulkan racun di dalam darah dan banyak berkumpul di permukaan kulit, yang semuanya sangat membahayakan tubuh manusia tentunya harus dikeluarkan yang salah satunya melalui metode hijamah/bekam. Inilah salah satu  cara yang paling tepat dan praktis, efektif dan higienis serta mengikuti kaidah-kaidah ilmiah sehingga menjadi alternatif pengobatan detoksifikasi yang paling baik dibandingkan dengan terapi-terapi lainnya, sebagaimana sabda Baginda Rasulullah saw:
"Sesungguhnya cara pengobatan yang paling ideal yang kalian pergunakan adalah hijamah (bekam)."  (HR. Bukhori dan Muslim) atau sabda Rasulullah saw yang lain: "Jika pada sesuatu yang kalian pergunakan untuk berobat itu terdapat kebaikan maka hal itu adalah hijamah (berbekam)." (HR. Bukhori dan Muslim)
   

Ilmu kedokteran warisan Nabi saw ini ternyata di dunia medis Barat sudah lebih populer dibandingkan dengan masyarakat muslim. Pada tahun 1985, Thomas W Anderson menulis buku yang berjudul "100 Diseases Treated By Cupping Method." (Metode Bekam Dapat Menyembuhkan 100 Macam Penyakit). Hal ini sejalan dengan hadits rasulullah saw yang diriwayatkan oleh Imam At-Thabrani bahwa Nabi saw bersabda :
"Hendaklah kalian melakukan pengobatan dengan bekam di tengah tengkuk, karena sesungguhnya hal itu  merupakan obat dari 72 macam penyakit.

Jelasnya Beberapa Manfaat Pengobatan Bekam Adalah Sebagai Berikut:
 1.  Membersihkan darah dari racun-racun sisa makanan dan dapat meningkatkan aktifitas syaraf  tulang belakang (Vertebrata).


2.  Mengatasi gangguan tekanan darah yang tidak normal dan pengapuran pada pembuluh darah (Arteriosis).
3.  Menghilangkan pusing-pusing, memar di bagian kepala, wajah, migrain dan sakit gigi.
4.  Menghilangkan kejang-kejang dan kram pada otot.
5.  Memperbaiki permeabilitas pembuluh darah.
6.  Sangat bermanfaat bagi penyakit asma, pneumia dan angina pectoris.
7.  Membantu dalam pengobatan mata.
8.  Bagi wanita, dapat membantu mengobati gangguan rahim dan berhentinya haid.
9.  Menghilangkan sakit bahu, dada dan punggung.
10.Membantu mengatasi kemalasan, lesu dan banyak tidur.
11.Menyembuhkan penyakit encok dan reumatik.
12.Dapat mengatasi gangguan kulit, alergi, jerawat dan gatal-gatal.
13.Dapat mengatasi radang selaput jantung dan radang ginjal.
14.Dapat mengatasi masalah masuk angin.
15.Menghilangkan sakit pada paru-paru kronis.
16.Menahan derasnya darah haid dan hidung mimisan.
17.Melenturkan otot-otot yang tegang.
18.Meringankan rasa sakit dan mengurangi penumpukan darah.
19.Radang urat syaraf dan radang sumsum tulang belakang.
20.Pembengkakan liver.
21.Radang ginjal.
22.Wasir (Haemoroid).

   
3. Terapi Al-Qur'an 
Allah swt berfirman di dlam al-qur'an:"Sesunguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semua itu nantinya akan dimintai pertanggung jawaban (oleh Allah swt)." atau ayat Allah swt yang berbunyi:"....di dalamnya (dalam al-qur'an) terdapat kesembuhan buat manusia..."
Tubuh manusia sangat dipengaruhi oleh sel yang terdiri dari ribuan atom yang sangat kecil di dalamnya. Sel di dalam tubuh manusia ini bergerak dengan penuh keseimbangan (tawazun), Subhanallah...... jika terjadi pergerakan yang tidak seimbang maka akan terjadi rasa sakit pada bagian organ tubuh kita, untuk menyembuhkannya maka dibutuhkan untuk menyeimbangkan pergerakan sel ini kembali...!! Pergerakan sel ini sangat dipengaruhi gelombang, baik gelombang cahaya, gelombang radio maupun gelombang suara. Pertanyaanya adalah suara yang bagaimana yang dapat mempengaruhi dan bahkan kembali menyeimbangkan sel tubuh? Jawabanya adalah gelombang suara yang berasal dari lantunan ayat-ayat suci al-qur'an, sebagai suara yang berasal dari firman Allah swt yang paling tinggi , ayat suci al-qur'an diterima pertama kalinya oleh telinga dan langsung disalurkan ke otak untuk kemudian secara otomatis dikirimkan ke seluruh tubuh sehingga secara otomatis pula dapat menyeimbangkan seluruh sel. Ini berarti juga bahwa dengan membaca atau mendengarkan ayat-ayat suci al-qur'an dapat menyembuhkan penyakit kita, Allahu Akbar...!!


                                                   













Tidak ada komentar:

Poskan Komentar